Jumat, 02 Oktober 2015

blog is turn off

Mampir ke Serba Serbi Mas Nicko ,Mampir Yuk

itu blog terbaru ku jadi yang blog ini sudah off

http://serbaserbimasnicko.blogspot.co.id/

bonus >>>>>>>>>>>                                                           <<<<<<<<<<<<<<

Selasa, 15 September 2015

aliran aliran seni lukis



ALIRAN SENI LUKIS


Nih aku kasih aliran aliran seni lukis tapi ini masih belum lengkap *hehehehe 
:v 

Aliran Seni Lukis Surrealisme
Surrealisme merupakan aliran seni lukis yang sebagian hasil karyanya menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di alam mimpi yang sebenarnya merupakan bentuk dari alam bawah sadar manusia. Dalam kata lain, pelukis berusaha untuk menuangkan samua imajinasinya dan membebaskan fikirannya dari hal-hal yang sudah logis atau bahkan mainstream yang kemudian diaplikasikan pada semua objek yang ia kehendaki. Jarang ada orang yang bisa memahami maksud dari lukisan tersebut, salah seorang tokoh yang paling terkenal dalam aliran ini adalah Salvador Dali.
 Ciri-ciri aliran ini antara lain :
·         Seni surealisme memiliki keyakinan bahwa karena bebas dari aturan, pikiran cenderung lebih imajinatif dalam ide-ide yang dihasilkannya.
·         Kebanyakan seniman yang melukis dalam bentuk surealis, menggunakan asosiasi bebas menggunakan salah satu dari dua metode berekspresi, Absolute Surrealism dan Veristic Surrealism.
Aliran Seni Lukis Kubisme
Kubisme merupakan aliran seni lukis yang lebih cenderung melakukan abstraksi suatu objek ke dalam macam-macam bentuk geometri demi mendapatkan sensasi tertentu. Salah seorang tokoh yang paling terkenal dalam aliran ini adalah Pablo Picasso.
Ciri-ciri aliran ini antara lain :
·         Banyak memakai bidang ruang dan geometris
·         Gambar yang dihasilkan cenderung terlihat ceria

Aliran Seni Lukis Romantisme
Romantisme merupakan aliran seni lukis tertua dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Hasil karya dari aliran seni lukis ini biasanya terkesan untuk membangkitkan kenangan keindahan atau romantis di setiap objek yang ia hasilkan. Objek yang paling sering di eksplor oleh aliran seni lukis ini, biasanya berlatarbelakang alam. Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri pada zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.
Ciri-ciri aliran romantisme :
·         Tema kejadian yang mengenaskan
·         Ungkapan penuh gerak dan berlebihan
·         Cenderung didramatisir
·         Cenderung menggunakan warna-warna cerah.




Aliran Seni Lukis Plural Painting
Plural painting merupakan aliran seni lukis yang dalam proses beraktivitasnya melalui semacam meditasi atau pengembaraan intuisi yang bertujuan bisa mengambil dan menterjemahkan gerak kehidupan ke dalam bahasa visual. Kemudian menjadikan Plural painting sebagai konsep bahasa visual. Di mana, untuk mewujudkan idiom-idiom agar relatif dapat mencapai ketepatan dari apa yang sudah tertangkap oleh intuisi dengan menggunakan idiom-idiom yang lebih bersifat multi-teknik, multi-etnis, atau multi-style.
Aliran Seni Lukis Badingkut(isme)
Sebuah aliran seni lukis yang memiliki kecenderungan pada proses penggayaan, atau cara proses kreatif dasil pengembangan dari Herry Dim yang sudah ada sejak tahun 70-an. Hasil karya aliran ini merupakan rangkaian bahan-bahan bekas atau bahkan temuan yang kemudian bisa menjadi sebuah karya seni yang berupa karya ruang (seni instalasi), dua dimensi (lukisan atau instalasi dinding), tiga dimensi (serupa patung), ataupun karya seni tata panggung teater.
Aliran Seni Lukis Ekspresionisme
Aliran seni lukis ini merupakan aliran seni lukis yang hasil karyanya lebih mengarah pada kecenderungan seorang seniman dalam upayanya untuk mendistorsi kenyataan dengan berbagai macam efek emosional. Hasil karya aliran ini banyak kita temui dalam karya lukisan, film, sastra, musik dan juga arsitektur.
Aliran Seni Lukis Dada (Dadaisme)
Aliran seni lukis ini merupakan sebuah gerakan budaya yang terlahir di wilayah netral, yaitu Zürich, Switzerland, selama Perang Dunia I (1916-1920) berlangsung. Gerakan tersebut meliputi seni visual, teater, desain grafis dan sastra (puisi, pertunjukan seni, teori seni).

Aliran Seni Lukis Fauvisme
Aliran ini merupakan sebuah aliran seni lukis yang memiliki umur cukup pendek yang dimulai menjelang era seni rupa modern. Nama fauvisme sendiri berasal dari kata sindiran “fauve” yang berarti binatang liar, yang dilontarkan oleh Louis Vauxcelles ketika sedang mengomentari sebuah pameran yang bernama Salon d’Automne dalam sebuah artikel yang dibuat pada 17 Oktober 1905.
Aliran Seni Lukis Neo-Impresionisme
Neo-Impresionisme merupakan sebuah aliran seni lukis di mana teknik melukisnya tidak lagi menggunakan warna campuran baik yang ada pada palet atau yang di atas kanvas, melainkan ditempatkan pada beberapa titik kecil yang bersebelahan. Aliran ini berkembang dengan pesat di Perancis sekitar tahun 1886-1906 yang dipimpin oleh Georges Seurat.
Aliran Seni Lukis Realisme
Aliran seni lukis ini merupakan aliran seni lukis yang dalam hasil karyanya berusaha untuk menampilkan subjek ke dalam suatu karya yang sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa adanya tambahan ataupun embel-embel tertentu. Dengan kata lain, aliran seni yang ingin menunjukkan suatu kebenaran atas kejadian sehari-hari
Ciri-ciri aliran realisme :
·         Cenderung sesuai dengan fakta-fakat dan sesuai dengan perbuatan alam
·         Tidak berlebihan dalam hal warna dan keindahan seni
·         Cenderung meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat menyerupai bentuk aslinya.

Aliran Seni Lukis Naturalisme           
Naturalisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan segala sesuatu sesuai dengan alam nyata atau nature. Basuki Abdullah merupakan salah satu maestro asal Indonesia yang melukis seorang perawan desa yang menggunakan pakaian lusuh tapi justru tampak seperti bidadari. Selain Basuki Abdullah maestro asal Indonesia yang juga terkenal adalah Raden Saleh.
Ciri-ciri naturalisme antara lain :
·         Tema alam lingkungan yang memiliki potensi tinggi
·         Mengutamakan unsur-unsur keindahan sehingga hanya keadaan alam tertentu yang menjadi objek lukisan.
·         Tidak banyak melibatkan ekspresi melainkan sebuah objektif yang nyata.
·         Cenderung selalu menampilkan unsur alam yang objektif.

Aliran Seni Lukis Neoklasisme 
Aliran neoklasisme hampir mirip dengan klasisme dan cenderung melanjutkan ciri khas klasisme. Aliran ini berkembang seiring dengan hadirnya beberapa seniman akademis yang sangat populer di zamannya.
            Ciri-ciri aliran ini :
·         Tema lukisan adalah istana dan melibatkan keluarga
·         Pewarnaan sering berkembang
·         Cenderung tenang dan lembut
·         Terdapat gerakan pada objek benda.

Aliran Seni Lukis Klasisme
Aliran klasisme lahir pada zaman Renaisance abad ke-14. Masa itu merupakan awal mula kembalinya pandangan dan kekaguman kaum penguasa, bangsawan, dan istana kepada seni klasik Yunani dan Romawi.
Ciri-ciri aliran ini adalah sebagai berikut :
·         Penggambaran objek dibuat-buat dengan sendirinya
·         Menerapkan teknik dekoratif untuk memperoleh objek
·         Objek lukisan terkesan indah dan sopan.

Aliran Seni Lukis Art Deco
Pada akhir perang dunia I, aliran ini sangat populer. Aliran ini merupakan penanda zaman dalam bentuk-bentuk arsitektur yang anggun. Aliran art deco cenderung menerapkan warna-warna cemerlang dan bentuk yang sederhana.

Aliran Seni Lukis Ekspresionisme
Aliran seni lukis ini memandang dan mengungkapkan kebebasan jiwa sebagai dasar ungkapan yang ditungkan dalam sebuah kanvas. Dengan gaya seperti itu.
Aliran ini memiliki ciri-ciri :
·         Mengutamakan tema berdasarkan kebebasan
·         Cenderung selalu memberikan efek yang bisa diambil dari kasat mata.

Aliran Seni Lukis Primitivisme
Aliran primitivisme cenderung berlandaskan pada sebuah objektivitas yang diinginkan. Gambar yang dilukis biasanya cenderung sangat sederhana, datar dan dua dimensi.
Ciri-ciri primitivisme antara lain :
·         Menggambarkan sebuah subjek dengan bagian yang sangat datar
·         Cenderung sanat sederhana
·         Terikat dengan kehidupan manusia zaman dahulu yang cenderung primitiv.

Aliran Seni Lukis Impresionisme
Aliran seni lukis ini mengungkapan sebuah lukisan berdasarkan kenyatan alam yaitu murni yang berasal dari temuan objek alam sekitarnya dengan pertimbangan berdasarkan kondisi alam yang diinginkan.
Ciri-ciri aliran ini antara lain :
·         Karya cenderung tidak mendetail tanpa garis penegas
·         Obyek yang dihasilkan agak kabur
·         Obyeknya sangat alami.

Aliran Seni Lukis Abstrak
Aliran seni lukis yang beranggapan bahwa dalam setiap gambarnya tidak ban yak bentuk yang tidak menyamai bentuk dari alam melainkan imajinasi dari sang seniman sendiri.
Ciri-ciri :
·         Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. 
·         Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.

Aliran Seni Lukis Fauvisme
Fauvisme berasal dari bahasa Prancis “Les Fauves”, yang artinya binatang liar. Merupakan sebuah Aliran seni yang sangat mengungkapam kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.
Ciri-ciri :
·         Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan
·         Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga keberadaan garis yang jelas dan kuat dapat dideteksi.

Aliran Seni Lukis Pointilisme
Aliran seni luki yang mana sangat memanfaatkan teknik melukis dengan sebuah titik-titik sebagai ciri khas lukisannya dan yang mana merupakan kelanjutan dari tenik melukis impresionisme.
Ciri-ciri :
·         Objek warna-warni yang merupakan paduan berbagai macam warna-warna cerah.
·         Objek terlihat bahwa warna cerah ini tersusun dari banyak titik-titik kecil berwarna kuning, hijau, dan biru.
·         Dengan mengubah kombinasi titik-titik warna primer, pelukis pointilisme menciptakan ilusi bahwa mereka menggunakan banyak warna.
·         Kumpulan titik-titik warna primer ini akan menghasilkan warna lebih cerah. dibandingkan saat pelukis mencampur warna pada palet untuk kemudian digunakan melukis. Kanvas putih di antara titik-titik dapat meningkatkan efek ini.



Aliran Seni Lukis Futurisme
Futurisme adalah aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresidalam design dan juga Futurisme Aliran seni lukis yang mengimbangi segala sesuatu yang serba cepat dan dinamis dan lebih efisien .

Aliran Seni Lukis Pos Impresionisme
Pos Impresionisme merupakan sliran berkelanjutan dari impresionisme yang lebih banyak mengejar pada cuaca.Cuaca ini sangat berpengaruh dalam hasil lukisannya tersebut.
            Ciri-ciri :
·         Post-Impresionisme pertama-tama mendapat pengaruh dari gerakan Impresionisme
·         Lukisan sangat berpengaruh pada lingkungan alam 3.Langsung menggambar pada objek yang langsung
Aliran Seni Lukis Dadaisme
Dadaisme merupakan aliran seni lukis dengan cara menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic,mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.
Ciri-ciri :
·         Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras
·         Cenderung menggambarkan kembali kearah primitif, kuno, magic, main-main, naïve.

Aliran Seni Lukis Pop art
Pop art merupakan seni yang menggunakan obyek/benda yang populer sebagai subject-matter, dan berhubungan dengan imajinasi kebendaan di lingkungan sehari-hari.
Ciri-ciri :
·         Cenderung mengutamakan imajinasi di lingkungan
·         Cenderung bersifat kebendaan
·         Selalu menggunakan objek yang dianggap menarik

Aliran Seni Lukis Optik art
Optik art merupakan aliran seni lukis yang memanfaatkan ilusi mata, yang mana ilusi tersebut bisa menjadi imajinasi.
            Ciri-ciri :
·         Pada umumnya seni optik bertsifat abstrak, formal, dan eksak.
·         Seni optik dengan wujudnya yang khas berupa susunan geometris berulang-ulang, merupakan semacam usaha untuk mengeksploitir kelemahan mata dengan ilusi ruang (dan terkadang gerak semu).

Aliran Seni Lukis Postmodernisme
Postmodernisme mendasarkan pandangan pada hiper-realitas, mereka bisa sangat dipengaruhi oleh hal-hal yang disebarkan melalui media.
 Ciri-ciri :
·         Pemikiran selama era postmodernisme didasarkan pada dasar yang tidak ilmiah dan proses berpikir irasional sebagai reaksi terhadap modernisme.
·         Sifat hirarkis dan terorganisir serta determinasi iptek menandai modernisme. Sebaliknya, postmodernisme didasarkan pada anarkisme, non-totaliter, dan ketidakpastian.

Aliran Seni Lukis Art Nouveau
Aliran ini muncul sebagai sebuah bentuk reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap dapat menghilangkan sifat manusiawi dalamkehidupan manusia. Aliran ini menganggap mesin dan teknologi telah mengambil alih dan mendominasi kehidupan manusia, maka dari itu ukiran dan ulir flora pun dibuat cenderung ‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional.
            Ciri-ciri :
·         Gambarnya terlihat sangat berlebihan
·         Ukiran flora sangat cenderung berlebihan
·         Terlihat sering menggunakan sifat manusiawi

Aliran Seni Lukis Constructivism 
Constructivism adalah sebuah aliran yang berlandaskan pada suatu konstruksi yang mengatur suatu sistem sosial, yang ditandai oleh penggunaan metode industri untuk menciptakan object geometris.
Ciri-ciri :
·         Penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam
·         Gambar sebagai pengalaman visual yang terjadi secara serentak.




Aliran Seni Lukis Simbolisme
Simbolisme adalah aliran yang menggunakan simbol (lambang) tertentu untuk mengekspresikan sebuah ide-ide menjadi sesuatu yang sangat menarik. Penganut simbolisme umumnya cenderung menyembunyikan makna tertentu di dalam karya mereka. Mereka juga mencintai bentuk-bentuk geometris.

Aliran Seni Lukis Monumentalisme
Merupakan sebuah aliran seni yang berusaha untuk menimbulkan kesan peringatan pada sesuatu yang agung atau yang sangat mengagumkan. Monumen-monumen yang sering anda lihat di beberapa kota meruapakan contoh karya aliran ini.

Aliran Seni Lukis De Stijl
Pada dasarnya aliran de stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. sebab bagaimanapun konsep de stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur. namun seperti yang ditulis oleh piet mondrian bahwa de stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. meskipun theo van doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.

Aliran Seni Lukis Pos Modern (Kontemporer)
Seni Lukis Pos Modern (Kontemporer) seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang, atau karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui Tahun: 70-an
            Ciri-ciri Objek  Lukisannya
·         Mengutamakan kebebasan berekspresi,dinamis
·         Tidak terikat aturan.teknologi masa kini dipaukan dengan seni merupakan ciri khas aliran kontemporer.