ALIRAN SENI LUKIS
Nih aku kasih aliran aliran seni lukis tapi ini masih belum lengkap *hehehehe
:v
Aliran
Seni Lukis Surrealisme
Surrealisme merupakan aliran seni lukis
yang sebagian hasil karyanya menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di
alam mimpi yang sebenarnya merupakan bentuk dari alam bawah sadar manusia.
Dalam kata lain, pelukis berusaha untuk menuangkan samua imajinasinya dan
membebaskan fikirannya dari hal-hal yang sudah logis atau bahkan mainstream
yang kemudian diaplikasikan pada semua objek yang ia kehendaki. Jarang ada
orang yang bisa memahami maksud dari lukisan tersebut, salah seorang tokoh yang
paling terkenal dalam aliran ini adalah Salvador Dali.
Ciri-ciri aliran ini antara lain :
·
Seni
surealisme memiliki keyakinan bahwa karena bebas dari aturan, pikiran cenderung
lebih imajinatif dalam ide-ide yang dihasilkannya.
·
Kebanyakan
seniman yang melukis dalam bentuk surealis, menggunakan asosiasi bebas
menggunakan salah satu dari dua metode berekspresi, Absolute Surrealism dan
Veristic Surrealism.
Aliran Seni Lukis Kubisme
Kubisme merupakan aliran
seni lukis yang lebih cenderung melakukan abstraksi suatu objek ke dalam
macam-macam bentuk geometri demi mendapatkan sensasi tertentu. Salah seorang
tokoh yang paling terkenal dalam aliran ini adalah Pablo Picasso.
Ciri-ciri aliran ini antara lain :
·
Banyak memakai bidang ruang dan geometris
·
Gambar yang dihasilkan cenderung terlihat
ceria
Aliran Seni Lukis Romantisme
Romantisme merupakan
aliran seni lukis tertua dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Hasil karya
dari aliran seni lukis ini biasanya terkesan untuk membangkitkan kenangan
keindahan atau romantis di setiap objek yang ia hasilkan. Objek yang paling
sering di eksplor oleh aliran seni lukis ini, biasanya berlatarbelakang alam.
Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan
ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri pada zaman
kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.
Ciri-ciri aliran romantisme :
·
Tema
kejadian yang mengenaskan
·
Ungkapan
penuh gerak dan berlebihan
·
Cenderung
didramatisir
·
Cenderung
menggunakan warna-warna cerah.
Aliran Seni Lukis Plural Painting
Plural painting merupakan
aliran seni lukis yang dalam proses beraktivitasnya melalui semacam meditasi
atau pengembaraan intuisi yang bertujuan bisa mengambil dan menterjemahkan
gerak kehidupan ke dalam bahasa visual. Kemudian menjadikan Plural painting
sebagai konsep bahasa visual. Di mana, untuk mewujudkan idiom-idiom agar
relatif dapat mencapai ketepatan dari apa yang sudah tertangkap oleh intuisi
dengan menggunakan idiom-idiom yang lebih bersifat multi-teknik, multi-etnis,
atau multi-style.
Aliran Seni Lukis Badingkut(isme)
Sebuah aliran seni lukis
yang memiliki kecenderungan pada proses penggayaan, atau cara proses kreatif
dasil pengembangan dari Herry Dim yang sudah ada sejak tahun 70-an. Hasil karya
aliran ini merupakan rangkaian bahan-bahan bekas atau bahkan temuan yang
kemudian bisa menjadi sebuah karya seni yang berupa karya ruang (seni
instalasi), dua dimensi (lukisan atau instalasi dinding), tiga dimensi (serupa
patung), ataupun karya seni tata panggung teater.
Aliran Seni Lukis Ekspresionisme
Aliran seni lukis ini
merupakan aliran seni lukis yang hasil karyanya lebih mengarah pada
kecenderungan seorang seniman dalam upayanya untuk mendistorsi kenyataan dengan
berbagai macam efek emosional. Hasil karya aliran ini banyak kita temui dalam
karya lukisan, film, sastra, musik dan juga arsitektur.
Aliran Seni Lukis Dada (Dadaisme)
Aliran seni lukis ini
merupakan sebuah gerakan budaya yang terlahir di wilayah netral, yaitu Zürich,
Switzerland, selama Perang Dunia I (1916-1920) berlangsung. Gerakan tersebut
meliputi seni visual, teater, desain grafis dan sastra (puisi, pertunjukan
seni, teori seni).
Aliran Seni Lukis Fauvisme
Aliran ini merupakan
sebuah aliran seni lukis yang memiliki umur cukup pendek yang dimulai menjelang
era seni rupa modern. Nama fauvisme sendiri berasal dari kata sindiran “fauve”
yang berarti binatang liar, yang dilontarkan oleh Louis Vauxcelles ketika
sedang mengomentari sebuah pameran yang bernama Salon d’Automne dalam sebuah
artikel yang dibuat pada 17 Oktober 1905.
Aliran Seni Lukis Neo-Impresionisme
Neo-Impresionisme
merupakan sebuah aliran seni lukis di mana teknik melukisnya tidak lagi
menggunakan warna campuran baik yang ada pada palet atau yang di atas kanvas,
melainkan ditempatkan pada beberapa titik kecil yang bersebelahan. Aliran ini
berkembang dengan pesat di Perancis sekitar tahun 1886-1906 yang dipimpin oleh
Georges Seurat.
Aliran Seni Lukis Realisme
Aliran seni lukis ini
merupakan aliran seni lukis yang dalam hasil karyanya berusaha untuk
menampilkan subjek ke dalam suatu karya yang sebagaimana tampil dalam kehidupan
sehari-hari tanpa adanya tambahan ataupun embel-embel tertentu. Dengan kata
lain, aliran seni yang ingin menunjukkan suatu kebenaran atas kejadian
sehari-hari
Ciri-ciri aliran
realisme :
·
Cenderung sesuai dengan fakta-fakat dan
sesuai dengan perbuatan alam
·
Tidak berlebihan dalam hal warna dan
keindahan seni
·
Cenderung meniru bentuk-bentuk di alam
secara akurat menyerupai bentuk aslinya.
Aliran Seni Lukis
Naturalisme
Naturalisme merupakan
aliran seni lukis yang menggambarkan segala sesuatu sesuai dengan alam nyata
atau nature. Basuki Abdullah merupakan salah satu maestro asal Indonesia yang
melukis seorang perawan desa yang menggunakan pakaian lusuh tapi justru tampak
seperti bidadari. Selain Basuki Abdullah maestro asal Indonesia yang juga
terkenal adalah Raden Saleh.
Ciri-ciri
naturalisme antara lain :
·
Tema alam lingkungan yang memiliki potensi
tinggi
·
Mengutamakan unsur-unsur keindahan
sehingga hanya keadaan alam tertentu yang menjadi objek lukisan.
·
Tidak banyak melibatkan ekspresi melainkan
sebuah objektif yang nyata.
·
Cenderung selalu menampilkan unsur alam
yang objektif.
Aliran
Seni Lukis Neoklasisme
Aliran neoklasisme hampir
mirip dengan klasisme dan cenderung melanjutkan ciri khas klasisme. Aliran ini
berkembang seiring dengan hadirnya beberapa seniman akademis yang sangat
populer di zamannya.
Ciri-ciri
aliran ini :
·
Tema lukisan adalah istana dan melibatkan
keluarga
·
Pewarnaan sering berkembang
·
Cenderung tenang dan lembut
·
Terdapat gerakan pada objek benda.
Aliran
Seni Lukis Klasisme
Aliran klasisme lahir
pada zaman Renaisance abad ke-14. Masa itu merupakan awal mula kembalinya
pandangan dan kekaguman kaum penguasa, bangsawan, dan istana kepada seni klasik
Yunani dan Romawi.
Ciri-ciri aliran ini adalah sebagai
berikut :
·
Penggambaran objek dibuat-buat dengan
sendirinya
·
Menerapkan teknik dekoratif untuk
memperoleh objek
·
Objek lukisan terkesan indah dan sopan.
Aliran
Seni Lukis Art Deco
Pada akhir perang dunia
I, aliran ini sangat populer. Aliran ini merupakan penanda zaman dalam bentuk-bentuk
arsitektur yang anggun. Aliran art deco cenderung menerapkan warna-warna
cemerlang dan bentuk yang sederhana.
Aliran
Seni Lukis Ekspresionisme
Aliran seni lukis ini
memandang dan mengungkapkan kebebasan jiwa sebagai dasar ungkapan yang
ditungkan dalam sebuah kanvas. Dengan gaya seperti itu.
Aliran ini memiliki ciri-ciri :
·
Mengutamakan tema berdasarkan kebebasan
·
Cenderung selalu memberikan efek yang bisa
diambil dari kasat mata.
Aliran
Seni Lukis Primitivisme
Aliran primitivisme
cenderung berlandaskan pada sebuah objektivitas yang diinginkan. Gambar yang
dilukis biasanya cenderung sangat sederhana, datar dan dua dimensi.
Ciri-ciri primitivisme antara lain :
·
Menggambarkan sebuah subjek dengan bagian
yang sangat datar
·
Cenderung sanat sederhana
·
Terikat dengan kehidupan manusia zaman
dahulu yang cenderung primitiv.
Aliran
Seni Lukis Impresionisme
Aliran seni lukis ini
mengungkapan sebuah lukisan berdasarkan kenyatan alam yaitu murni yang berasal
dari temuan objek alam sekitarnya dengan pertimbangan berdasarkan kondisi alam
yang diinginkan.
Ciri-ciri aliran ini antara lain :
·
Karya cenderung tidak mendetail tanpa
garis penegas
·
Obyek yang dihasilkan agak kabur
·
Obyeknya sangat alami.
Aliran
Seni Lukis Abstrak
Aliran seni lukis yang
beranggapan bahwa dalam setiap gambarnya tidak ban yak bentuk yang tidak
menyamai bentuk dari alam melainkan imajinasi dari sang seniman sendiri.
Ciri-ciri :
·
Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa
yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam.
·
Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa
mengindahkan bentuk asli di alam.
Aliran
Seni Lukis Fauvisme
Fauvisme berasal dari
bahasa Prancis “Les Fauves”, yang artinya binatang liar. Merupakan sebuah
Aliran seni yang sangat mengungkapam kebebasan berekspresi, sehingga banyak
objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.
Ciri-ciri :
·
Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi
disesuaikan dengan warna di lapangan
·
Penggunaan garis dalam fauvisme
disederhanakan sehingga keberadaan garis yang jelas dan kuat dapat dideteksi.
Aliran
Seni Lukis Pointilisme
Aliran seni luki yang
mana sangat memanfaatkan teknik melukis dengan sebuah titik-titik sebagai ciri
khas lukisannya dan yang mana merupakan kelanjutan dari tenik melukis
impresionisme.
Ciri-ciri :
·
Objek warna-warni yang merupakan paduan
berbagai macam warna-warna cerah.
·
Objek terlihat bahwa warna cerah ini tersusun
dari banyak titik-titik kecil berwarna kuning, hijau, dan biru.
·
Dengan mengubah kombinasi titik-titik
warna primer, pelukis pointilisme menciptakan ilusi bahwa mereka menggunakan
banyak warna.
·
Kumpulan titik-titik warna primer ini akan
menghasilkan warna lebih cerah. dibandingkan saat pelukis mencampur warna pada
palet untuk kemudian digunakan melukis. Kanvas putih di antara titik-titik
dapat meningkatkan efek ini.
Aliran
Seni Lukis Futurisme
Futurisme adalah aliran
seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresidalam design
dan juga Futurisme Aliran seni lukis yang mengimbangi segala sesuatu yang serba
cepat dan dinamis dan lebih efisien .
Aliran
Seni Lukis Pos
Impresionisme
Pos Impresionisme
merupakan sliran berkelanjutan dari impresionisme yang lebih banyak mengejar
pada cuaca.Cuaca ini sangat berpengaruh dalam hasil lukisannya tersebut.
Ciri-ciri :
·
Post-Impresionisme pertama-tama mendapat
pengaruh dari gerakan Impresionisme
·
Lukisan sangat berpengaruh pada lingkungan
alam 3.Langsung menggambar pada objek yang langsung
Aliran
Seni Lukis Dadaisme
Dadaisme merupakan aliran
seni lukis dengan cara menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram,
magic,mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.
Ciri-ciri :
·
Dominasi warna hitam, merah putih hijau
dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras
·
Cenderung menggambarkan kembali kearah
primitif, kuno, magic, main-main, naïve.
Aliran
Seni Lukis Pop art
Pop art merupakan seni
yang menggunakan obyek/benda yang populer sebagai subject-matter, dan
berhubungan dengan imajinasi kebendaan di lingkungan sehari-hari.
Ciri-ciri :
·
Cenderung mengutamakan imajinasi di
lingkungan
·
Cenderung bersifat kebendaan
·
Selalu menggunakan objek yang dianggap
menarik
Aliran
Seni Lukis Optik art
Optik art merupakan
aliran seni lukis yang memanfaatkan ilusi mata, yang mana ilusi tersebut bisa
menjadi imajinasi.
Ciri-ciri
:
·
Pada umumnya seni optik bertsifat abstrak,
formal, dan eksak.
·
Seni optik dengan wujudnya yang khas
berupa susunan geometris berulang-ulang, merupakan semacam usaha untuk
mengeksploitir kelemahan mata dengan ilusi ruang (dan terkadang gerak semu).
Aliran
Seni Lukis Postmodernisme
Postmodernisme
mendasarkan pandangan pada hiper-realitas, mereka bisa sangat dipengaruhi oleh
hal-hal yang disebarkan melalui media.
Ciri-ciri :
·
Pemikiran selama era postmodernisme
didasarkan pada dasar yang tidak ilmiah dan proses berpikir irasional sebagai
reaksi terhadap modernisme.
·
Sifat hirarkis dan terorganisir serta
determinasi iptek menandai modernisme. Sebaliknya, postmodernisme didasarkan
pada anarkisme, non-totaliter, dan ketidakpastian.
Aliran
Seni Lukis Art Nouveau
Aliran ini muncul sebagai
sebuah bentuk reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap
dapat menghilangkan sifat manusiawi dalamkehidupan manusia. Aliran ini
menganggap mesin dan teknologi telah mengambil alih dan mendominasi kehidupan
manusia, maka dari itu ukiran dan ulir flora pun dibuat cenderung ‘berlebihan’
untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional.
Ciri-ciri :
·
Gambarnya terlihat sangat berlebihan
·
Ukiran flora sangat cenderung berlebihan
·
Terlihat sering menggunakan sifat
manusiawi
Aliran
Seni Lukis Constructivism
Constructivism adalah
sebuah aliran yang berlandaskan pada suatu konstruksi yang mengatur suatu
sistem sosial, yang ditandai oleh penggunaan metode industri untuk menciptakan
object geometris.
Ciri-ciri :
·
Penggunaan huruf sans-serif berwarna merah
dan hitam
·
Gambar sebagai pengalaman visual yang
terjadi secara serentak.
Aliran
Seni Lukis Simbolisme
Simbolisme adalah aliran
yang menggunakan simbol (lambang) tertentu untuk mengekspresikan sebuah ide-ide
menjadi sesuatu yang sangat menarik. Penganut simbolisme umumnya cenderung
menyembunyikan makna tertentu di dalam karya mereka. Mereka juga mencintai
bentuk-bentuk geometris.
Aliran
Seni Lukis Monumentalisme
Merupakan sebuah aliran
seni yang berusaha untuk menimbulkan kesan peringatan pada sesuatu yang agung
atau yang sangat mengagumkan. Monumen-monumen yang sering anda lihat di
beberapa kota meruapakan contoh karya aliran ini.
Aliran
Seni Lukis De Stijl
Pada dasarnya aliran de stijl hanya bergerak dalam dunia
lukis. sebab bagaimanapun konsep de stijl adalah abstraksi secara ideal
komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan
kesan ruang. pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur.
namun seperti yang ditulis oleh piet mondrian bahwa de stijl tetaplah sebuah
konsep ideal dalam dua dimensi. meskipun theo van doesburg berusaha keras
memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de stijl tetaplah
hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan
arsitekturnya sendiri.
Aliran
Seni Lukis Pos Modern (Kontemporer)
Seni Lukis Pos Modern (Kontemporer) seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan
berkembang sesuai zaman sekarang, atau karya yang secara tematik merefleksikan
situasi waktu yang sedang dilalui Tahun: 70-an
Ciri-ciri
Objek Lukisannya :
·
Mengutamakan
kebebasan berekspresi,dinamis
·
Tidak
terikat aturan.teknologi masa kini dipaukan dengan seni merupakan ciri khas
aliran kontemporer.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar